2 Sister Love Stories – Part 2

Standar

Title  : 2 Sister Love Stories

Main Cast :

> Cho Yong In

>  Cho Ha Mun

> Kim Kibum

> Kim Jonghyun

Other Cast : You’ll find  at the story

Genre : Romance, family

Rating : PG 13+

Length : Chaptered

Disclaimer : My own just the plot.

 

 

Cho Yong In POV

 

Teeeeeeettt~

 

bel panjang telah berbunyi, tandanya sekolah telah usai untuk hari ini. Ku segera mengemas buku-bukuku dan segera berlari ke arah ruang dance. Sungguh, hari ini aku tak mau terlambat seperti kemarin. Meskipun ku tahu, kalaupun ku terlambat, ku juga tak akan dimarahi oleh key sunbae~😀

 

Sesampainya ku disana, terlihat murid2 key sunbae yg semuanya yeoja itu baru saja berdatangan. begitu pula juga dgn key sunbae.Setelah disuruh berganti pakaian di ruang ganti yg letaknya persis di samping ruang dance, kami semua kembali ruangan itu.

 

“Semuanya, hari ini kita akan berlatih gerakan-gerakan baru!!” seru Key sunbae

kami semua yg ada di ruangan itupun langsung bersorak riang

 

“Kalian mau dance yg seperti apa?” tanya key sunbae

 

“Ring ding dong!” seru salah satu siswi

 

“Lucifer aja!”

 

“Gak! Hello aja!”

 

“Hmmm .. Sunbae, gimana kalo Madonna-nya ‘Secret’ aja!” seruku spontan

 

“Hahhh!!?” mereka semua yg ada di ruangan itu refleks langsung menatapku. Termasuk Key sunbae

 

“Maksudmu apa Yong In??” tanya key sunbae panik

 

“Yaa, aku pengen liat aja sunbae contohin dance itu ke kita.

Meskipun itu dance cewek, kan gag ada salahnya dicoba. Lagipula kan semua murid sunbae disini yeoja semua~” sahutku polos

 

Yang lainnya langsung manggut-manggut setuju.Sedangkan key sunbae nampak sedang menelan ludahnya

 

“Haah~ bagaimana ya?” ia menggaruk-garuk kepalanyayg tak gatal

 

“Ayolah sunbaee” pintaku memelas

 

 

KLEEK

 

 

Belum sempat Key sunbae menjawab, Tiba-tiba saja pintu ruangan terbuka. Nampak seorang namja menyembulkan kepalanya dari luar

 

“Jonghyun! Kau sudah datang ya? Ayo masuk!” key sunbae memanggil namja itu untuk bergabung bersama kami.

 

Namja tersebut berjalan ke arah key sunbae. Semakin dekat wajahnya semakin jelas. Dan..OMO~!! Ternyata Dia tampan sekali!! Dan..dan, tubuhnya juga kekar!! Woah~ dia tipeku! Dia tipeku!! (>0<)

 

“Semuanya, hari ini kita kedatangan seseorang. Namanya Kim Jonghyun, Dia sekelas denganku. Dan mulai hari ini dia akan bergabung dengan kita untuk sa-”

 

perkataan Key sunbae terpotong, karena tiba-tiba namja itu sedikit berbisik padanya

 

“Ne, Kim Jonghyun~ aku juga baru mau mengatakannya” bisik key sunbae agak kesal

 

“Mulai hari ini dia akan menjadi pelatih dance juga disini” sambung Key sunbae

 

MWO?? Aku tak salah dengar kan!? namja ini akan menjadi pelatih baru disini??

 

“YEEEAYY!!” sontak langsung bersorak kegirangan ketika mendengarnya. Tapi tidak dengan yg lainnya. Mereka malah menatapku aneh, ku balas menatap mereka tajam.

 

“YA! Kenapa kalian tidak bersorak, huh!? Kalian tidak senang punya pelatih baru!? Ayo semuanya sekarang bersorak!” paksaku

 

“Yeaaaaay~” sorak mereka lemah dan terdengar sangat dipaksakan

 

ku menggeleng-gelenggkan kepala

 

“Geuman, Yong In. Orang seperti dia memang tak perlu disoraki. Ayo semuanya kita mulai” sindir key sunbae padanya. Jonghyun sunbae hanya menatapnya sinis. Kemudian Key sunbae memutar sebuah lagu di tapenya, yg ternyata adalah Lucifer.

 

Ku langsung mengambil tempat paling depan agar bisa leluasa melihat Jonghyun sunbae.

Selama Latihan ku hanya terus memperhatikannya dan tak fokus sama sekali pada latihan.

hingga sampai Key sunbae menegurku, barulah ku serius dengan latihannya.

 

 

 

Satu jam kemudian..

 

 

Ku langsung tepar di lantai setelah latihan berulang-ulang gerakan Lucifer itu.

Lelah bangeeett!! Tapi ku segera bangun ketika sadar ternyata Key sunbae memanggilku dari tadi.

 

“CHO YONG IN!!”

 

“aa-aa, ye sunbae~” ku bergegas menghampirinya

 

“Kamu kenapa? Lama banget dipanggilnya. Denger nih, suara sunbae ampe serak gini manggil-manggil kamu~” katanya lebay. padahal gag serak sama sekali

 

“Mian sunbae, aku kelelahan. Mana yg lainnya?” ku celingukan mencari yeoja-yeoja yg lainnya

 

“Mereka udah pergi dari tadi. Kamu aja tuh yg guling-guling gag jelas disitu.Udah, nih kasih handuk ini ama si Jonghyun~”

 

“Emang Jonghyun sunbae dimana?”

 

“Di ruang ganti sebelah. Udah, Sunbae pergi dulu ya. Besok latihan lagi~” ujarnya sambil mengacak rambutku pelan. Kemudian berjalan ke arah pintu.

 

“Ne sunbae..”

 

“Oiyah, mulai sekarang panggil sunbae ‘oppa’ aja ya? Supaya terdengar lebih akrab aja” ujarnya

 

“Ba-baik sun.. Eh, oppa~”

 

Ia sedikit tersenyum, kemudian benar-benar pergi dari tempat ini. Setelah dia pergi, ku segera ke ruang ganti.

 

“Jonghyun sunbae~” seruku dari luar sambil mengetuk pintunya pelan

 

“Ye~ buka saja pintunya!” serunya dari dalam

 

 

Ku langsung membuka pintunya..

 

“sunbae ini han-”

 

“GYAAAAAA!!” ku langsung berteriak saat melihat pemandangan yg ada di depanku. Jonghyun sunbae tidak memakai bajunya. Dia SHIRTLESS!! Dan sekarang aku bisa melihat otot-otot di tubuhnya itu!! >< *mesum*

 

“Ya, kamu kenapa!??” Jonghyun sunbae langsung menghampiriku dan mencengkram kedua pundakku

 

“Mian-Mian sunbae, aku gag tahu kalo sunbae sedang ganti baju! A-aku keluar saja!!” ujarku panik sambil mencoba meraih genggaman pintu

 

“Ya, kau mau kemana??” aduh, Jonghyun sunbae belum mau melepaskanku juga.

 

“Sunbae, lepaskan aku! Aku mau pergi!! Aaaa!” pikiranku saat ini mulai negatif. Ku takut Jonghyun sunbae akan macam2 denganku

 

“Iya~ aku akan melepaskanmu. Tapi setelah kau berikan handuk itu..”

 

Gleep

 

Ku langsung menghentikan aktivitasku. Dan bisa kutebak wajahku memerah malu sekarang. Ku segera memberikan handuk itu padanya

 

“I-igeo, sunbae~”

 

“Hhh~ Gomawo ya. Bdw, kenapa kamu teriak-teriak tadi sih?” ujarnya sambil mengelap keringatnya dgn handuk tersebut.

 

Gleek. Ku terpana melihatnya. OMO~ dia sexseh sekali ><!!

 

“A-anni sunbae. Gak ada apa2 kok~

heem .. mian sunbae aku pergi dulu ya~” sahutku gelagapan. Ku memutuskan untuk segera pergi dari ruangan itu. daripada nanti aku pingsan didepannya~~.

 

——

 

06.00 KST

 

Cho Ha Mun POV

 

“Haaah~ sudah pagi lagi” ku beranjak dari kasurku dan pergi ke kamar Yong In untuk membangukannya. Setelah itu ku langsung mandi dan sarapan. Ku pergi sendiri di sekolah. Ku terpaksa meninggalkan Yong In, soalnya dia lelet sekali sih~

 

Sesampainya di gerbang sekolah. Ku langsung diberi pemandangan Jinki yg baru saja keluar dari mobil silver miliknya.

Dan yg buat aku kaget setengah idup, JiHyun si ketua cheers itu juga ikut keluar dari mobilnya.

Jinki yg menyadari sedang dipandangi olehku, langsung tersenyum nanar ke arahku.

 

“HA MUN EONNI!!!” Tiba-tiba ada yg menyerukan namaku. Tapi, Tunggu! Suara itu sepertinya ku kenal.Ku berbalik ke arah suara tsb. Dan benar saja perkiraanku, itu Yong In. Ia sedang berlari ke arahku dgn muka yg merah padam.

 

Aigo! Jangan sampai dia melihat Jinki dan JiHyun!

 

“Hhh.. Hhh, Eonni! Kenapa kau meninggalkanku. Dan- Mwo!? apa-apaan itu!?” Duh, terlambat~ pasti ia sudah melihat mereka berdua.

 

“Eonni, eonni!! Lihat itu, lihat!! Jinki oppa jalan ama cewek lain! Eonni gak nyamperin dia apa!?” pekik Yong In

 

Ku hanya diam..

 

“Eonni~ kenapa kau diam saja? Atau.. Atau.. Berita itu memang benar? E-eonni beneran sudah putus dengan Jinki oppa!?” tanyanya putus asa

 

Ku mengangguk lemah..

 

“Apa-apaan ini!? Ini gak bisa dibiarin! Semua ini pasti karena yeoja centil itu!” ia hendak menghampiri mereka. Tapi segera dicegat olehku.

 

“Jangan Yong In! Dia itu kakak kelasmu! Lagipula ini sepenuhnya bukan salah dia..” Ku berusaha menasehatinya. Tapi ia justru melepaskan cengkraman tanganku.

 

“Hhh.. Biarin! Eonni diam aja disini!”

 

 

Author POV

 

 

Yong In bergegas menghampiri mereka

 

“Hehh, ketua cheers!!” Panggil Yong In

 

Jihyun memalingkan muka ke arah Yong In. Dan..

 

PLAK!!

 

Satu tamparan itu berhasil membuat semua murid memandang ke arah Jihyun yg pipinya sudah memerah panas sekarang.

 

“YA! KAU INI SIAPA!? Kenapa kau menamparku!!” bentak Jihyun sambil mengelus-elus pipinya

 

“AKU? Aku CHO YONG IN!! Yeodongsaengya CHO HA MUN!”

 

“Aku tak perduli kau adiknya Ha Mun sunbae. Yg mau kutanya kenapa kau menamparku! Jinki oppa, lihat pipiku merah. sakit sekali~” ujarnya manja pada Jinki. Tapi Jinki tak bergeming sama sekali

 

“Heh, kau tak usah berharap pada Jinki oppa! Dasar Yeoja centil! Taunya ngerebut namjachingu orang!! Udah gak laku ya!!?”

 

“Aku? ngerebut kekasih orang!? Eonni mu sendiri yg memutuskannya!! Jadi Jinki oppa langsung beralih padaku!”

 

“Dia memutuskan Jinki oppa juga karenamu!! Kalau tidak ada kau, mereka tidak akan berpisah! Dasar Yeoja nakal!!!” Yong In mulai menjambak rambut JiHyun keras. JiHyun pun membalasnya. Sedangkan Jinki yg ada disamping mereka tak bergeming sama sekali. Mereka berdua terus menjambak rambut lawannya sambil beradu mulut. Hingga Ha Mun datang melerai.

 

“Ya! Sudah, sudah.. Kalian ini seperti anak kecil saja! Yong In, kkaja!” Ha Mun berusaha menarik Yong In yg sedang kalap itu

 

“Aku gag mau eonni!!”

 

“Lepaskan dia! Atau kau mau semua komik dikamarmu eonni bakar!?” ancam Ha Mun

 

Seketika Yong In langsung diam dan melepaskan cengkraman tangannya dari JiHyun

 

“ARGGHH!! Dasar Yeoja sinting!” erang JiHyun ketika lepas dari Yong In

 

“Ha Mun sunbae! Kenapa adikmu seperti ini!? Apa kau tak pernah mengajarinya sopan santun, huh!? Dasar kakak macam apa kau ini? Oh, Atau mungkin kau juga seperti dia ya!?? Menjadi Anak kurang ajar karena kehilangan kasih sayang orangtuanya~” Ujar JiHyun dengan nada mengejek di bagian akhirnya.

 

Jinki yg dari tadi hanya diam langsung bersuara setelah mendengar perkataa  Ji hyun barusan

 

“JiHyun!!”

 

“Wae oppa!? Memang benar kan, mereka itu ditinggal oleh orangtuanya?! Ibunya meninggal karena stress dan ayahnya menikah lagi dan pergi meninggalkan mereka. Mungkin karena sudah tak bisa mengatasi sikap mereka itu!”

 

“Jangan pernah berkata seperti itu lagi padanya! Asal kau tau, kau juga sudah tak bersikap tak sopan mengatai kakak kelas-mu sendiri!! Dan masalah ini jangan kau sangkut pautkan dengan keluarganya!!” Jinki tiba-tiba membentak Jihyun. Ia membelakakkan matanya yg sipit itu sambil menunjuk ke arah JiHyun

 

JiHyun hanya melengos kesal

 

“Mian, mianhae atas sikap adikku tadi. Dia tak biasanya seperti itu. Mi-mian..” ucap Ha Mun menundukkan kepalanya. Suaranya sedikit bergetar. Mungkin sekarang ia akan menangis.

 

Tanpa pikir panjang lagi Ha Mun segera pergi dari tempat itu.

 

“Ha Mun!” Jinki berusaha mengejarnya. Tapi JiHyun langsung menahan tangannya

 

“Oppa~ biarkan saja dia..”

 

“Haish, dasar! Lepaskan aku!” Jinki melepaskan rangkulan JiHyun, kasar. Dan langsung mengejar Ha Mun

 

——

 

Kenapa..Kenapa..Kenapa ia berkata seperti itu?Dan kenapa juga mereka sampai mengetahui rahasia keluargaku?Apakah sekarang rahasia keluargaku sudah menjadi rahasia umum? Ya memang semua itu benar. Ibuku meninggal memang karena stress. Tapi bukan seperti yg dikatakan JiHyun. Ibuku stress karena ayahku yg terus-terusan saja selingkuh, Bahkan dihadapannya. Dan hal itu membuat kondisi ibuku yg punya penyakit jantung, semakin parah dan akhirnya meninggal. Dan ayah, setelah pemakaman ibu, ia langsung pergi meninggalkan kami tanpa memikirkan nasib kami selanjutnya. Untungnya, ternyata ibu meninggalkan warisan yg mungkin terbilang sangat cukup untuk kehidupan kami berdua. Tapi tetap saja aku merasa kesepian tanpa adanya ibu.Haah~ sungguh! Aku tak mau mengingat hal itu lagi!!

 

Ku terus berjalan menyusuri koridor ruangan ini. Hingga ku menemukan tempat yg kucari. Laboratorium. Ya, itu adalah tempat yg tepat untukku untuk menangis selama ini.

 

Ku membuka pintunya. Tidak ada orang. Ku langsung mengambil tempat di salah satu meja, dan menangis sepuasnya.

 

“Huwaaaaaa.. Umma.. Umma.. Aku rindu umma.. Hiks.. Hiks.. Umma..” ku berteriak sekencang-sekencangnya

 

“Haish.. Siapa sih yg nangis pagi-pagi gini sih. Ganggu orang tidur aja!” terdengar suara seorang namja dibelakangku. Nugu?

 

Ku membalikkan badanku

 

“Eh, Si Riva Ha Munl ternyata. Ya, kamu kenapa?” ternyata itu Key. Ia memandangku yg masih meneteskan air mata.

 

“Ya, kamu kenapa Ha Mun?” Tanya key sekali lagi seraya duduk disampingku

 

“Key, a-a-ku, huwaaa~” ku menutup mukaku dgn kedua tanganku. Ku tak ingin rivalku ini melihat ekpresiku ketika sedang menangis seperti ini. Mau taruh dimana mukaku ini.

 

“Sssh.. Ya, uljimma. Suaramu itu bisa terdengar sampai di luar tauk! Kalo sampai kelihatan gimana? Nanti Mereka kira aku ngapa-ngapain kamu lagi.. Sssh~” ujarnya dan tiba-tiba saja ia langsung menyandarkan kepalaku di dada bidangnya.

 

“Sshh.. Cup.. Cup.. Uljimma~” ucapnya sambil mengelus-ngelus pelan rambutku

 

Otakku rasanya ingin sekali menolak. Tapi kenapa tubuhku ini tak bisa menjalankan perintah otakku itu. Biarkanlah, rasanya juga hangat diperlakukan Key seperti ini.

 

“Nah, Sekarang ceritakan apa yg terjadi padamu..” ucapnya

 

Aduh, bagaimana ini?Apa aku harus menceritakannya?Kalau diceritakan nanti malah semakin banyak orang yg tahu. Dan sepertinya Key belum tentu bisa dipercaya. Aaah, gak usahlah =.=’

 

“Mian Key, aku belum bisa menceritakannya..”

 

“Ooh, gwaenchana. Menangislah dulu sesukamu..” ujarnya lembut.

 

Kenapa Namja ini? Kenapa tiba-tiba lembut begini? Salah minum obat apa dia semalam? Dasar namja aneh!

 

“Ha Mun-ah..” Terdengar Seseorang memanggil namaku dari arah pintu. Perlahan ku menolehkan wajahku ke arahnya..

 

“JINKI!!”

 

 

 

TBC~ ^^

2 responses »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s